Tersedia Varian Baru Virus Corona, Tersebut Syarat WNI Bisa Kembali dari Luar Negeri

Tersedia Varian Baru Virus Corona, Tersebut Syarat WNI Bisa Kembali dari Luar Negeri

December 28, 2020 Off By Bradley Hall

JAKARTA, KOMPAS. com – Pemerintah mengatur prosedur kepulangan warga negara Indonesia ( WNI) dari luar negeri ke Negara di tengah rawannya penyebaran virus corona ( Covid-19) mutasi terakhir.

Aturan kepulangan itu tertuang dalam Surat Edaran Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Bagian 3 Tahun 2020.

“Sesuai Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011, Pasal 14, warga negara Indonesia tetap diizinkan kembali ke Indonesia, ” kata Menteri Sungguh Negeri Retno Marsudi dalam konferensi persnya, Senin (28/12/2020).

Untuk dapat balik ke Tanah Air, ada sebesar syarat yang harus dipenuhi oleh WNI.

Pertama, itu harus dapat menunjukkan hasil minus melalui pemeriksaan tes usap atau polymerase chain reaction (PCR) di negeri asal yang berlaku maksimal 2×24 jam sebelum jam keberangkatan.

Baca juga: Pemerintah Larang WNA Masuk ke Indonesia pada 1-14 Januari 2021

Hasil tes tersebut dilampirkan saat pemeriksaan kesehatan atau e-hac International Indonesia.

Kemudian, era tiba di Indonesia WNI kudu melakukan pemeriksaan ulang PCR dan apabila menunjukkan hasil negatif maka diwajibkan melakukan karantina selama lima hari terhitung sejak tanggal kedatangan.

Karantina juga dikerjakan di tempat yang disediakan negeri di tempat.

“Setelah karantina lima hari, WNI lakukan pemeriksaan ulang RT PCR jikalau hasil negatif maka diperkenankan melangsungkan perjalanan, ” ujar dia.

Pemerintah menutup pintu sementara bagi warga negara asing (WNA) yang datang ke Indonesia terkait munculnya varian baru virus corona.

Meskipun demikian, WNI yang berada di luar daerah tetap diizinkan kembali ke Indonesia. Pelarangan WNA masuk ke Desa Air akan dimulai dari 1 hingga 14 Januari 2021.