Tak Mau Rugi, Alasan Pemilik Kafe Kunci Satgas Covid-19 saa Tengah Bubarkan Massa

Tak Mau Rugi, Alasan Pemilik Kafe Kunci Satgas Covid-19 saa Tengah Bubarkan Massa

December 15, 2020 Off By Bradley Hall

BEKASI, KOMPAS. com porakporanda Polisi mengungkap alasan pemilik kantin Tiffany yang berada di Jalan Transyogi, Kota Bekasi mengunci pintu ketika Kapolres Pondok Gede serta Koramil sedang berada di di dalam untuk membubarkan pengunjung.

Alasan pintu dikunci agar tamu tetap membayar tagihan sebelum melupakan kafe.

“Jadi pemilik kafe mau pelanggan bayar bill -nya zaman, biar pelanggannya diselesaikan dulu bill -nya, ” kata Kanit Reskrim Polsek Tempat tinggal Gede Iptu Santri Dirga saat dikonfirmasi, Selasa (15/12/2020).

Alhasil, ratusan pengunjung dan alat keamanan terjebak di dalam kantin selama hampir 30 menit.

Menangkap juga: Bubarkan Tempat Hiburan Malam di Bekasi, Satgas Pemburu Covid-19 Malah Dikunci di Dalam Kantin

Aksi terkuncinya para aparat keamanan itu bermula ketika Satgas Pemburu Covid-19  mau membubarkan pengunjung kafe Tiffany di Minggu (13/12/2020) pukul 00. 30.

Petugas membubarkan tamu lantaran kafe tersebut beroperasi di luar batas waktu yang ditentukan.

“Mereka melanggar peraturanlah. Kita lihat  rundown  acarnya sampai jam 3 pagi, ” kata Dirga.

Selain itu, protokol kesehatan seperti memakai masker dan menjaga jarak tidak diterapkan para pengunjung.

Sebab situasi tersebut, Kapolsek langsung menghapuskan para pengunjung.

Baca juga: Bubarkan Tempat Per Malam di Bekasi, Satgas Pemburu Covid-19 Malah Dikunci di Dalam Kafe

Saat ingin membubarkan pengunjung, rupanya bagian pengelola sudah mengunci pintu merembes.

“Pengunjung ada dengan lapor ke kita rupanya kemungkinan sudah terkunci. Kok terkunci? Kita cek ternyata benar terkunci, ” ucap Santri.

Aparat langsung bertanya kepada petugas sekuriti soal keberadaan kunci tersebut. Tetapi, pihak sekuriti mengaku tidak terang.

Petugas lalu membabatkan pertanyaan yang sama kepada eksekutif kafe.