Kejagung Periksa 6 Saksi Terkait Kejadian di BPJS Ketenagakerjaan, Ada Utusan Direktur dan Mantan Pegawai

Kejagung Periksa 6 Saksi Terkait Kejadian di BPJS Ketenagakerjaan, Ada Utusan Direktur dan Mantan Pegawai

January 19, 2021 Off By Bradley Hall

JAKARTA, KOMPAS. com – Penyidik Kejaksaan Gemilang memeriksa enam orang saksi terpaut kasus dugaan korupsi di Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan atau BP Jamsostek, Selasa (19/1/2021).

“Pemeriksaan saksi dilakukan guna mencari fakta patokan dan mengumpulkan alat bukti mengenai perkara dugaan tindak pidana manipulasi (tipikor) pada pengelolaan keuangan & dana investasi oleh BPJS Ketenagakerjaan, ” ujar Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Leonard Eben Ezer Simanjuntak dalam keterangannya, Selasa.

Para saksi terdiri dari, RU selaku Deputi Penasihat Manajemen Risiko Investasi BPJS Ketenagakerjaan; EH selaku Asisten Deputi Telaah Portofolio BPJS Ketenagakerjaan; HN selaku Deputi Direktur Akuntansi BPJS Ketenagakerjaan.

Baca pula: Ada Penggeledahan Kejagung Terkait Terkaan Korupsi, BPJS Ketenagakerjaan Tetap Jalan Normal

Kemudian, II selaku Deputi Direktur Analisis Portofolio BPJS Ketenagakerjaan; HR selaku Deputi Direktur Keuangan BPJS Ketenagakerjaan; dan AA selaku mantan Deputi Penasihat Analisis Portofolio BPJS Ketenagakerjaan.

Leonard memastikan, penjagaan dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan tubuh untuk mencegah penularan Covid-19.

“Antara asing dengan memperhatikan jarak aman antara saksi diperiksa dengan penyidik dengan telah menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap serta bagi saksi wajib mengenakan masker dan tetap mencuci tangan, ” tutur tempat.  

Sebelumnya, Leonard melahirkan, terdapat 10 saksi yang dijadwalkan untuk diperiksa pada Selasa hari ini.

Menyuarakan juga: KSPI: Turunnya Jumlah Pengikut BPJS Ketenagakerjaan Bukti Ledakan PHK Gelombang Kedua

Namun, ia tidak menjelaskan bertambah lanjut alasan ketidakhadiran para saksi lainnya.

Lebih lanjut, penyidik bakal mengawasi 10 orang saksi pada Rabu (20/1/2021). Para saksi tersebut pula merupakan pejabat dan karyawan dewan pusat BPJS Ketenagakerjaan.

Di samping tersebut, jaksa penyidik juga telah menggeledah kantor pusat BPJS Ketenagakerjaan di Jakarta Selatan pada Senin (18/1/2021), dan menyita sejumlah data & dokumen.