Kapolresta Malang Dilaporkan atas Dugaan Rasialisme terhadap Mahasiswa Papua

Kapolresta Malang Dilaporkan atas Dugaan Rasialisme terhadap Mahasiswa Papua

March 12, 2021 0 By Bradley Hall


JAKARTA, KOMPAS.com – Aliansi Mahasiswa Papua melaporkan Kapolresta Malang Kombes (Pol) Leonardus Simamarta ke Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri.

Leonardus dilaporkan atas dugaan ujaran rasialisme saat pengamanan aksi unjuk rasa yang digelar sejumlah mahasiswa Papua pada 8 Maret 2021.

“Kami telah melaporkan Kapolres Malang Pak Leonardus Simarmata dimana yang telah mengeluarkan instruksi pernyataan yang sangat rasis dan diskriminatif terhadap mahasiswa Papua di Kota Malang,” kata pengacara Aliansi Mahasiswa Papua, Michael Himan di Gedung Propam Polri, Jakarta, dikutip dari Tribunnews, Jumat (12/3/2021).

Baca juga: Dua Mahasiswa Papua Ditangkap, Ini Penjelasan Polisi

Laporan dibuat oleh Aliansi Mahasiswa Papua Jabodetabek atas nama Arman Asso kepada Propam Mabes Polri. Laporan kemudian terdaftar dengan nomor SPSP2/815/III/2021/Bagyanduan tanggal 12 Maret 2021.

Michael menjelaskan, ujaran rasialisme itu diucapkan Leonardus saat mengamankan aksi unjuk rasa yang digelar oleh Gerakan Solidaritas Papua Bersama Rakyat (Gempur) di Malang, Jawa Timur pada 8 Maret 2021.

Saat itu, massa menggelar aksi tentang hak perempuan dan penolakan terhadap otonomi khusus (Otsus) Papua yang akan diperpanjang. Namun, unjuk rasa itu kemudian diwarnai aksi dorong antara mahasiswa dan plisi.

Ketika itulah, Kapolres Leonardus diduga mengucapkan pernyataan yang belakangan dianggap merupakan ujaran rasialisme.

Menurut Michael, Leonardus meneriakan kalimat perintah kepada anak buahnya yang dianggap mengandung rasialisme. Ucapan Leonardus dinilai memukul perasaan masyarakat Papua.

“Ujaran rasis tersebut sangat memukul perasaan kami orang Papua, yang mana sebagai pemimpin yang seharusnya mengedepankan hak asasi manusia maupun memberikan pelayanan ketertiban demonstrasi dengan baik namun melakukan pernyataan yang sangat sangat rasislah,” ujarnya.

Baca juga: Pemerintah Siapkan Jaminan Keamanan untuk Penyelenggaraan PON dan Peparnas di Papua

Ia khawatir ucapan Leonardus itu akan berbuntut panjang. Karena itu, Michael mengatakan perkara ini harus dilaporkan sebelum merembut ke tanah Papua.

“Kami khawatirkan ini bisa merembet seperti kejadian 2019 lalu di Surabaya. Hal yang sama juga dilakukan oleh aparat juga di Surabaya. Sehingga ini kami khawatirkan dari setiap media sosial itu sudah sangat viral dan tanggapan dari whatsapp grup itu ini harus dilaporkan kalau tidak ini akan merembes di Papua,” kata dia.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul: Kapolres Kota Malang Dilaporkan ke Propam Atas Dugaan Ujaran Rasial Terhadap Mahasiswa Papua

Prize hari ini Keluaran SGP 2020 – 2021. Info terbaru yang lain-lain tampil diamati dengan terjadwal melalui kabar yg kami umumkan di laman ini, serta juga bisa ditanyakan terhadap petugas LiveChat pendukung kita yg tersedia 24 jam Online buat meladeni segala keperluan para visitor. Ayo cepetan gabung, serta ambil cashback Lotre serta Live Casino On the internet tergede yg wujud di situs kita.