Arsul Nilai Penunjukan Eddy Hiariej Ialah Upaya Pemerintahan Tingkatkan Fokus Legislasi

Arsul Nilai Penunjukan Eddy Hiariej Ialah Upaya Pemerintahan Tingkatkan Fokus Legislasi

December 23, 2020 Off By Bradley Hall

JAKARTA, KOMPAS. com – Anggota Tip III DPR dari Fraksi PPP Arsul Sani menilai, kehadiran Pengantara Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Edward Omar Sharif Hiariej di Kabinet Indonesia Maju ialah upaya pemerintah untuk meningkatkan fokus legislasi.

Politikus PPP itu menyampaikan hal tersebut menyikapi dilantiknya Edward Omar Sharif Hiariej atau biasa disapa Eddy OS Hiariej sebagai Wakil Menteri Patokan dan HAM oleh Presiden Jokowi pada Rabu (23/12/2020).

“Diadakannya pos wamenkumham ini, hamba lihat sebagai upaya pemerintahan Jokowi untuk meningkatkan fokus legislasi kita baik berupa UU atau peraturan di bawahnya, ” kata Arsul saat dihubungi, Rabu (23/12/2020).

Arsul serupa menyingung Eddy yang sebelumnya kerap mengkritik kebijakan pemerintah, terutama di dalam hal peraturan perundangan-undangan.

Oleh karenanya, menurut Arsul, dia kini memiliki kesempatan untuk melaksanakan ilmu dan pandangannya dalam realitas pemerintahan.

“Bagi dengan bersangkutan seperti Mas Eddy Hiariej, ini merupakan kesempatan untuk melaksanakan ilmu, sudut pandang dan pendapatnya dalam realitas pemerintahan, ” ujarnya.

Baca juga: Jokowi Tunjuk Edward Hiariej jadi Wakil Menkumham

Lebih lanjut, Arsul mengatakan, ada banyak RUU yang bisa dikawal secara pokok dengan hadirnya wamenkumham dari kalangan akademisi.

Beberapa RUU itu, kata Arsul, adalah RKUHP, RUU Perampasan Aset dan perbaikan UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).

“RKUHP mampu disempurnakan sebelum disahkan jadi UNDANG-UNDANG, kemudian untuk RKUHAP, maka tersedia pejabat pemerintah dalam level luhur yang punya ilmu di bidang hukum acara, maka ada yang mengawal secara substansi dari bagian pemerintahannya, ” pungkasnya.

Diberitakan, Presiden Joko Widodo melantik lima wakil menteri Kabinet Nusantara Maju, Rabu (23/12/2020). Pelantikan digelar di Istana Negara, Jakarta.

Pelantikan kelima wakil menteri dituangkan melalui Keputusan Republik Nusantara Nomor 76/M Tahun 2020 mengenai Pemberhentian dan Pengangkatan Wakil Menteri Negara Kabinet Indonesia Maju Kurun Tahun 2019-2024.

Selain Eddy, empat orang wakil gajah lain yang dilantik yakni, Pengantara Menteri Pertahanan Muhammad Herindra, Pemangku Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono, Wakil Menteri Pertanian Harfiq Hasnul Qolbi, dan Wakil Menteri BUMN Pahala Nugraha Mansyuri.