Alat Tes Covid-19 Kumur-kumur Bisa Jadi Alternatif bagi yang Tak Nyaman Tes Usap

Alat Tes Covid-19 Kumur-kumur Bisa Jadi Alternatif bagi yang Tak Nyaman Tes Usap

July 8, 2021 Off By Bradley Hall

JAKARTA, KOMPAS.com –  Muncul inovasi baru alat pendeteksi Covid-19 dengan metode dengan metode kumur-kumur di tenggorokan atau gargle.

Alat tersebut bernama BioSaliva yang dikembangkan oleh perusahaan rintisan bioteknologi, Nusantics bekerja sama dengan PT Biofarma.

Kerja sama juga dilakukan dengan Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro, Rumah Sakit Nasional Diponegoro dan RSUP Dr Kariadi Semarang, Jawa Tengah. Kedua RS itu menjadi tempat uji validasi.

Baca juga: BioSaliva yang Bisa Tes PCR Tanpa Colok Hidung, Klaim hingga Tanggapan Kemenkes dan Epidemiolog

BioSaliva ialah pelengkap dari produk sebelumnya yaitu mBioCov19, yang merupakan RT-PCR kit untuk mendeteksi virus SARS-CoV-2. Alat itu juga dikembangkan Nusantics dan diproduksi Biofarma.

Produk mBioCoV-19 pula yang digunakan selama tahapan uji validasi BioSaliva.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

BioSaliva bisa jadi alternatif tes usap nasofaring-orofaring (hidung-tenggorokan) yang merupakan standar utama atau gold standard untuk pengujian PCR.

Pada sejumlah orang, tes usap dirasa kurang nyaman karena metodenya yang invasif.

Selain itu, tes usap juga sulit dilakukan pada sebagian orang, salah satunya karena ada sumbatan pada hidung. Begitu juga pada sejumlah anak yang kesulitan saat dites usap.

Baca juga: BioSaliva yang Bisa Tes PCR Tanpa Colok Hidung, Klaim hingga Tanggapan Kemenkes dan Epidemiolog

Gargle-PCR memiliki sensitifitas hingga 95 persen sehingga dapat digunakan sebagai alternatif selain gold standard Swab Nasofaring-Orofaring menggunakan PCR Kit,” tulis Biofarma dalam siaran pers yang diterima Kompas.com.

Cara kerja BioSaliva dalam mendeteksi Covid-19 sebenarnya sama dengan tes usap yaitu sampel diambil melalui air liur, kemudian diekstrasi RNA virusnya, lalu diproses PCR di laboraturium seperti biasa. Hanya saja berbeda pada metode pengambilan sampelnya yaitu dengan cara berkumur.

Direktur Utama Bio Farma Honesti Basyir dalam rapat dengar pendapat (RDP) Komisi VI DPR, Rabu (7/7/2021) mengklaim bahwa BioSaliva telah melakukan pengetesan dengan akurasi di atas 99 persen.

“Semua produk sudah kita lakukan pengetesan dengan akurasi yang di atas 99 persen akurasinya,” ujarnya.

Baca juga: Penjelasan Eijkman soal Perbedaan BioSaliva dan Tes PCR untuk Deteksi Covid-19

Diskon spesial Pengeluaran SGP 2020 – 2021. Diskon harian lainnya tampil diperhatikan dengan terpola melalui pengumuman yg kita letakkan di laman ini, dan juga bisa ditanyakan terhadap layanan LiveChat support kita yang menjaga 24 jam On-line dapat mengservis segala kebutuhan para bettor. Mari cepetan sign-up, serta menangkan prize Undian serta Live Casino Online tergede yg terdapat di website kami.